Sabtu, 03 Maret 2012

KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW

0 komentar
Kehamilan Aminah
    Saat  Abdulloh meninggalkan Aminah untuk selama-lamanya menghadap Alloh swt.beliau dalam keadaan hamil,inilah yang menguatkan hatinya dalam menahan kesedihan ditinggal suami tercinta yang hanya beberapa waktu setelah pernikahannya.Selain janin yang dikandungnya sebagai penghiburnya, kesedihannya juga diringankan oleh  Abdul Mutholib mertuanya.
    Walau dalam keadaan hamil ,Aminah tidak pernah merasakan seatu yang memberatkan seperti kebanyakan ibu-ibu hamil lainnya seperti mual,pusing atau yang lainnya.Ini bisa jadi dikarenakan beliau punya harapan yang kuat terhadap janin yang dikandungnya,bahkan beberapa riwayat menyebutkan dari hari kehari dalam tidurnya beliau bermimpi yang sangat menggembirakan tentang janin yang dikandungnya,mengingat  akan hal ini memberikan ketenangandan rasa aman sehingga mampu mengesampingkan segala hal yang menggangu fisik dan pikirannya.

Masa Kelahiran
    Diriwayatkan  sebelum kelahiran putranya Aminah mendengar suara yang menyebutkan bahwa: Tidak lama lagi engkau akan melahirkan tokoh umat ini…kalau dia lahir berdoalah memohon perlindungan untuknya dari yang iri hati dan namailah ia Muhammad.
Nabi Muhammad SAW.lahir  pada Sinin menjelang fajar  tanggal 9 Rabi’ul awal permulaan tahun Gajah, bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 April 571 M.dirumah ibunya kampong Bani Hasyim di kota Mekkah dan yang membidaninya al-syifa’ibu dari  Abdurahman bin auf,dan ditemani oleh jariyahnya       ( pembantunya yang berasal dari Ethopia),Barokah ummu aiman.Demikian Shafiyyurahman Al-Mubarakfuri  menyebutkan dalam Sirahnya,berdasarkan penelitihan ulama terkenal Muhammad Sulaiman Al-Manshurfuri astronomi Mahmud Basya.Hal ini juga disebutkan oleh K.H.Munawar Kholil dalam buku Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW.
    Mahmud al-Falaki al-Mashry,seorang pakar ilmu Falaq Mesir sebagaimana dikutip oleh Ali Husni Al-kharbuthli dalam bukunya Abdul Mutholib jad ar-Rasul menetapkan, bahwa Nabi Muhammad lahir pada hari ke 55 setelag kekalahan tentara bergajah,yakni pada hari Senin tanggal 9 Rabi’ulawal 571 M. Tentang kelahiran beliau lahir pada hari Senin dikuatkan oleh Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang menyatakan bahwa Rosul SAW. ditanyaM:”Mengapa berpuasa pada hari Senin?” beliau menjawab:itulah hari aku lahir.
    Meskipun demikian,dalam tanggal dan tahun kelahirn Nabi para ulama ahli tarikh berbeda pendapat,sebagian besar berpendapat bahwa kelahiran Nabi pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ulawal tahun petama Gajah.
    Ibnu Sa’d meriwayatkan,bahwa ibu Rosululloh SAW.berkata:”setelah bayiku keluar,aku melihat ada cahaya yang keluar dari perutnya,menyinari istana-istana di Syam,
    Ahmad juga meriwayatkan dari Al-Arbadh bin Sariyah,yang isinya serupa dengan perkataan tersebut,demikian Al-Mubarakfuri menyebutkan.
    Diriwyatkan pula bahwa ada beberapa bukti pendukung kerosulan,bertepatan dengan kelahiran beliau,yaitu runtuhnya sepuluh balkon istana Kisra,dan padamnya api yang iasa disembah oleh kaum majusi,serta runtuhnya beberapa gereja di sekitar Buhaira setelah gereja-gereja itu amblas ketanah,menurut riwayat Baihaqi.

    Setelah Aminah melahirkan,dia mengirim utusan ketempat kakeknya,Abdul Mutholib,untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran cucunya,saat itu beliau sedang towaf disekeliling Ka’bah.Medengar kabar itu beliau langsung menuju kerumah Aminah menantunya dengan perasaan suka cita,lalu membawa bayi itu masuk ke Ka’bah seraya berdoa kepada Alloh dan bersyukur kepada-Nya.Dia memilih nama Muhammad bagi beliau.Kabar gembira tentang kelahiran anak laki-laki sampai juga kepada paman beliau Abu Lahab lewat jariyah nya (hamba sahaya),Tsuaibah.Saking gembiranya Abu Lahab mendengar kelahiran anak saudara kandungnya (Abdulloh),ia Tsuaibah hamba sahayanya yang membawa kabar atas kelahiran keponakannya,walaupun tidak kurang dari empat puluh tahun kemudian,Abu lahab tampil sebagai salah seorang yang sangat memusuhui Nabi SAW.
    Atas kegembiraanya atas kelahiran Nabi sampai memerdekakan budaknya,Abu Lahab mendapatkan pahalanya dari Alloh dengan meringankan siksanya disetiap malam Senin,seperti hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori  bahwa: Paman Nabi SAW.Al-Abbas,setahun setelah kematian saudaranya Abu Lahab,bermimpi melihatnya memakai pakaian putih dan beliau menanyainya tentang keadaannya.Abu Lahab menjawab dalam mimpi itu bahwa dia di neraka,hanya saja setiap malam senin Alloh meringankan sisksanya di sebabkan dia memerdekakan hamba sahayanya, Tsuaibah,yang datang menyampaikan kepadanya berita kelahiran keponakannya yaitu Nabi Muhammad SAW. ( HR.Bukhori, dengan redaksi yang panjang).

Leave a Reply

Followers

 
Yayasan Az-Zahra Perwira © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here